Pada tahun
1521 M di Pelabuhan Maluku, Indonesia kedatangan Pelayar dari Eropa yaitu
Bangsa Portugis. Awalnya mereka Berlayar ke Timur untuk melakukan perdagangan
dan mencari Rempah-rempah seperti Cabe, kakao, cengkih dan lain-lain.
Rempah-rempah tersebut sangatlah di butuhkan oleh bangsa Eropa karena bisa
membantu memanaskan suhu tubuh mereka. Bangsa Eropa pertama kali mendapatkan
Rempah-rempah dari Arab. Namun harga Rempah-rempah di Wilayah Timur Tengah
sangatlah mahal sehinga mereka terus berlayar berusaha mencari sumber
Rempah-rempah yang lebih murah dan sampailah palayaran mereka ke Indonesia yang
memilki sumber Rempah-rempah yang melimpah.
Pada masa itu
di Maluku terdapat kerajaan yang kuat yaitu Kerajaan Ternate dan Tidore.
Portugis sangatlah menginginkan Rempah-rempah di Maluku yang sangat melimpah itu
dan berusaha membujuk Kerajaan Ternate dan Tidore untuk memberikan hak khusus
bagi mereka. Hak khusus itu ialah hak Monopoli yakni menguasai perdagangan
Rempah-rempah. Namun permintaan mereka di tolak oleh Rakyat Maluku.
Ada faktor
lain Bangsa Eropa melakukan penjelajahan ke Indonesia selain mencari
Rempah-rempah yaitu faktor 3G (Gold, Gospel dan Glory). Gold adalah keinginan
mencari kekayaan, Gospel adalah keinginan menyebarkan Agama dan Glory adalah
keinginan mencari kejayaan.
Meski
permintaan mereka di tolak oleh Rakyat Maluku, mereka tetap berusaha agar bisa
mendapatkan apa yang mereka inginkan sampai akhirnya mereka melakukan cara yang
sangat licik untuk mendapatkan Rempah-rempah. Cara licik mereka yaitu dengan
mengadu domba antara Kerajaan Ternate dan Tidore. Usaha mereka untuk mengadu
domba Kerajaan Ternate dan Tidore berhasil dan membuat kedua kerajaan tersebut
saling bermusuhan.
Pada tahun
1570 M Bangsa Portugis membunuh Sultan Hairun dari Ternate dan membuat Rakyat
Maluku marah. Usaha mengusir Portugis dari tanah Maluku pun di lakukan oleh
rakyat Maluku bahkan Sultan Baabullah dengan gagah berani mengobarkan perang.
Tahun 1575 M perjuangan Sultan Baabullah dan Rakyat Maluku untuk mengusir
Bangsa Portugis dari tanah Maluku akhirnya berbuahkan hasil. Usaha Portugis
untuk menguasai Maluku dan Indonesia gagal.
Setelah kepergian
Bangsa Portugis dari Indonesia pada tahun 1575 M, datanglah bangsa lain yang
memiliki tujuan yang sama dengan bangsa Portugis untuk menguasai dan menjajah
yaitu Bangsa Belanda. Dengan berbagai Kelicikannya, Bangsa Belanda mampu
menguasai dan menjajah Indonesia. Belanda adalah Negara yang paling lama
menjajah Negara Indonesia yaitu selama 350 tahun.
Comments
Post a Comment